Pogba harus belajar atasi tekanan – Ibrahimovic

Zlatan Ibrahimovic memperingatkan Paul Pogba jika dia harus belajar mengatasi tekanan jika dia ingin berkembang menjadi salah satu pemain terbaik di dunia.

Pogba, pemain termahal dalam sejarah sepak bola, mengalami pengalaman buruk di Old Trafford hari Minggu lalu ketika dia memberikan tendangan penalti kepada Liverpool dalam hasil imbang Manchester United 1-1 dengan rival abadi mereka Liverpool.

Banyak harapan besar dari gelandang Prancis ini jelang pertandingan tersebut pasca performa terbarunya tetapi, meski dia gagal memberikan performa terbaiknya hari itu, Ibrahimovic yakin bahwa rekan setimnya yang masih muda ini akan belajar dari pengalaman.

“Tekanan adalah sesuatu yang saya nikmati,” ungkap Ibrahimovic. “Saya tidak tahu apakah Paul bisa secara pribadi menjawabnya. Tetapi, saya pikir dia juga menyukainya karena, tanpa tekanan, kami tidak akan ada di level terbaik kami.
“Jika anda ingin bermain di level atas, tekanan ada 24 jam, dan jika anda bermain baik atau bermain lebih baik maka tekanan bahkan akan lebih besar lagi.

“Jadi, ini sesuatu yang kami pelajari dan sesuatu yang harus kami atasi karena kami ada di level teratas, Paul ada di level teratas dan tekanan akan selalu ada.”

Pogba menjadi yang pertama di Liga Primer yang mendapatkan emoji Twitter dalam persiapan laga hari Minggu lalu dan dalam pertandingan ada gambarnya terpampang di seluruh lapangan.

Ada pertanyaan terkait apakah Pogba kewalahan saat menghadapi Liverpool tetapi Ibrahimovic yakin ada alasan praktis karena kurangnya pengaruh yang diberikan.

Ketika ditanya apakah iklan emoji Twitter itu terlalu berlebihan dan menambahkan tekanan kepada Pogba, Ibrahimovic mengatakan: “Saya pikir sepak bola seperti itu hari ini. Dengan media sosial, media memanas-manaskan pertandingan.

“Ketika saya mulai bermain bola tidak ada sosial media, tidak ada hal seperti itu. Tetapi itu jadi bagian pertandingan saat ini. Jadi apa yang berlebihan, dan apa yang kurang? Kami tidak tahu. Kami hanya mengikuti pertandingan. Kami profesional, kami selalu berlatih, berusaha mengeluarkan yang terbaik di setiap pertandingan.

“Bagi Paul (hari Minggu) pertandingannya berbeda. Pertandingan yang kotor, dengan cara di mana kami bermain lebih langsung, dengan melewati gelandang karena tekanan yang diberikan Liverpool kepada kami sangat berat.

“Sungguh sulit. Laga pertama menghadapi mereka juga sama. Orang-orang memberi tahu bahwa setiap bermain menghadapi Liverpool pertandingannya seperti ini.”

Ibrahimovic ada dalam performa luar biasa bagi United dan berada di puncak klasemen pencetak gol dengan 14 gol, bersama Diego Costa dan Alexis Sanchez.

“Tekanan yang ada di sekitar saya bukan apa-apa jika dibandingkan dengan tekanan yang diberikan oleh diri saya sendiri,” ungkap Ibrahimovic.

“Saya tidak mau melakukan sesuatu tidak sempurna, lebih dari sempurna, setiap pertandingan, bahkan dalam latihan. Saya tidak senang jika saya tidak menang di sesi latihan jadi bayangkan jika saya kalah dalam pertandingan.

“Itulah tekanan yang saya berikan kepada diri saya dan karena itu tekanan yang kalian berikan kepada saya seperti anak TK buat saya.

“Tekanan saya sangat tinggi. Saya tidak puas sampai saya mendapat apa yang saya mau. Yang saya mau adalah menang.”

Hasil hari Minggu lalu menghentikan enam rangkaian kemenangan United di Liga Primer dan membuat mereka ada di urutan enam klasemen, 12 poin di belakang Chelsea.

Ibrahimovic yakin United bermain cukup baik untuk merapatkan jarang dengan rival di empat besar tetapi dia menyesalkan sejumlah rangkaian hasil imbang di kandang di awal musim ini yang memberikan banyak sekali pekerjaan rumah bagi tim asuhan Jose Mourinho ini.

“Tentu saja [ada margin kesalahan sekarang],” ungkapnya. “Bayangkan jika kami mendapatkan poin tersebut [yang hilang di awal musim], di mana kami sekarang? Akan jadi perbedaan besar. Tetapi, baiklah, kami harus membayarnya.

“Kami memiliki selisih di mana jarak ke lima besar ini lebih dekat. Dari urutan kedua ke kami adalah lima poin, Chelsea 12. Kami ada di sana, kami hanya perlu menunggu tim lain melakukan kesalahan.

“Jika kami bisa menang menghadapi Liverpool maka itu hasil luar biasa tetapi kami meraih imbang dan mari lihat apa yang dialami tim lain.

“Semoga mereka melakukan kesalahan dan mereka juga akan mengalami penurunan seperti kami. Kami hanya perlu menang dan terus melakukan apa yang kami lakukan. Kami sangat percaya diri.”

Copyrights © 2019. All rights reserved.