Mario Balotelli Dapat Perlakuan Tidak Pantas dari Fans Bastia

Mario Balotelli mengungkapkan lewat media sosial bahwa dia mendapat penistaan bernada rasial oleh para fans Bastia ketika bermain bersama dengen Nice pada hari Jumat yang lalu.

Balotelli menulis pesan dalam akun Instagram dan Twitter miliknya pada hari Sabtu kemarin dengan menggambarkan bahwa pelecehan yang dia dengar ketika memetik hasil imbang dengan skor 1-1 dalam 20 ribu kapasitas kursi penonton di stadion Armand Cesari di kota Corsica tersebut.

“Memang normal ketika suporter Bastia membuat keramaian dengan berteriak ‘uh’ ‘uh’ di sepanjang pertandingan dan tidak ada salah seorang dari ‘komisi disiplin’ yang berkata apa-apa?” tulis Balotelli, menuruk pada komite disiplin liga sepak bola di Prancis.

“Jadi rasisme adalah sesuatu yang legal di Prancis? Atau hanya di Bastia? Sepak bola adalah satu olahraga yang luar biasa. Orang-orang seperti suporter Bastia itu membuatnya mengerikan!” lanjut pemain asal Italia yang berposisi sebagai penyerang ini.

Bomber berusia 26 tahun itu menutup unggahannya dengan menulis dalam bahasa Prancis atas apa yang terjadi saat itu dengan kata-kata une vrai honte, atau sebuah aib yang total.

Sementara itu, akun Twitter resmi Nice juga turut menyebarkan pesan dari pemain berjuluk Super Mario tersebut.

Sampai saat ini belum ada pernyataan dari Ligue 1 Prancis maupun Bastia terkait dengan pesan dari Balotelli itu.

Striker yang terkenal kerap melakukan aksi kontroversial ini bergabung ke Nice dari tim asal Liga Primer Inggris Liverpool dengan status bebas agen pada bulan Agustus musim panas tahun lalu. Sejak berseragam Nice, Balotelli sukses mengemas delapan gol dalam 10 penampilannya memperkuat tim asuhan manajer Lucien Favre tersebut di kompetisi Ligue 1 Prancis. Selain itu, Balotelli juga berhasil mengantar tim yang bermarkas di Allianz Riviera itu duduk di puncak klasemen sementara Ligue 1 Prancis usai melakoni 21 pertandingan di sepanjang musim kompetisi ini berjalan.

Copyrights © 2019. All rights reserved.